AGTP: Chapter 14

Featured Image

Chapter ini diterjemahkan oleh Kak El /elvarania

Editor: June ; Proofreader: Kak Glenn

Happy reading!

.

.

Bagiku Yuan Yu adalah seorang kakak, seorang teman, meskipun pertemanan kami tidaklah terlalu dalam, tapi mungkin dia juga merasa tertekan karena aku menikah dengan seorang tiran, juga tatapannya sedikit berbeda daripada orang lain, sedang di mana letak perbedaannya, aku juga tidak bisa menjelaskannya…..

Aku dan Pangeran Wumin tinggal di Istana Qin. Kami tidak berada di kamar yang sama. Lagipula kami masih belum resmi menikah, tapi kamar kami saling berdekatan. Aku dulu tinggal di Istana Ji Pian, tapi sekarang sejak aku tinggal di sini rasanya tidak ada yang berbeda. Sebelumnya tadi, kami berdua kembali ke kamar kami masing-masing di Istana Qin, lalu aku mengendap-endap menyelinap masuk ke dalam kamarnya. Dua orang duduk diam di istana yang sangat besar.

“Kubilang, kau harus lebih memperhatikan nanti, tunjukkan penampilan yang bahagia sebanyak mungkin, jika tidak mereka semua akan berpikir kau sudah diperlakukan dengan tidak adil,” aku berkata padanya setelah beberapa lama.

Pangeran Wumin melepaskan lirikan samar padaku: “Kau harus menikah denganku, jangan katakan kau tidak merasa diperlakukan dengan tidak adil?”

“Uh” Aku membeku sejenak dan tak tahu bagaimana harus menjawab.

Aku juga seorang gadis yang memiliki bayangan akan seperti apa calon suamiku kelak. dia mungkin laki-laki yang baru diberi gelar zhuangyuan[1] dan kami berdua saling jatuh cinta pada pandangan pertama di pesta perjamuan Qiong Lin[2]; atau mungkin dia seorang wulin xiashi[3], dia datang untuk menolongku ketika pertama kali aku terjatuh sendiri yang mengakibatkan perasaan yang dalam berkembang diantara kami berdua; atau mungkin Jiang Yang yang agung[4] pencuri yang dengan berani mencuri dari istana kerajaan tapi secara tidak sengaja dia masuk ke dalam Istana Qin-ku, lalu kami berdua menjadi pasangan yang suka bertengkar tapi saling mencintai…..

(T/N: 1. Zhuangyuan: peraih nilai tertinggi dalam ujian kerajaan
2. Qiong Lin : Pesta perjamuan yang diadakan oleh mahkamah kerajaan Tiongkok kuno untuk  para cendekiawan yang baru lulus di ujian tertinggi pejabat sipil kerajaan
          3. Wulin Ziashi: Pembelajar ilmu bela diri
         4. Jiang Yang : Pencuri atau perampok di sungai-sungai, danau dan laut (seperti perompak))

Oh, ngomong-ngomong, tipe laki-laki yang kusukai adalah yang seperti gongzi dengan wajah yang tampan, jujur, ekspresi yang lembut, rambut yang sehitam tinta seperti air terjun dan memakai pakaian putih.

(T/N: Gongzi : Anak pejabat; anak bangsawan)

Namun, ini hanyalah bayanganku saja, aku tahu bahwa satu-satunya kemungkinan bagi Putri yang bukan kesayangan seperti aku ini adalah untuk menikah dengan seseorang yang sudah ditunjuk oleh Ayahanda Kaisar. Tapi sayangnya, aku tak lahir dengan wajah yang cukup mampu menyebabkan kejatuhan sebuah kota di mana aku akan dikirim kepada Kaisar negara lain dan setiap orang tidak bisa menerimanya. Jadi, aku mungkin tidak terlalu banyak berguna untuk Kaisar untuk dinikahkan demi keuntungan. Ayahanda Kaisar akan menggunakanku untuk mengendalikan pengaruh klan lain di Negara Dongyuan, seperti putera kedua mantan Pangeran yang menderita polio atau gongzi dari klan Zhang yang memiliki bintil di wajahnya dikarenakan cacar air, atau….

“Aku tidak merasa tidak adil,” akhirnya aku menggelengkan kepalaku, “Kau terlihat lebih baik daripada orang-orang yang mungkin akan kunikahi, kau juga Pangeran Negara Yang Barat, statusmu juga lebih tinggi daripada mereka. Ilmu bela dirimu juga lebih baik daripada mereka, bakat sastramu lebih baik daripada mereka, semuanya lebih baik daripada mereka…. Bisa menikah denganmu, pada kenyataannya bisa dikatakan cukup masuk akal hingga aku masih bisa merayakannya.”

Pangeran Wumin menatapku sejenak, akhirnya dia tertawa: “Itu benar.”

Rasanya menyegarkan sekali bisa mengakuinya.

Aku terlalu malas untuk menghadapinya dan berencana untuk lanjut membicarakan tentang  hal yang lain. Tiba-tiba, orang yang berada di pintu mengumumkan bahwa Ibu Suri datang. Aku dan Pangeran Wumin saling menatap dan aku mengatakan padanya agar mengingat sikapnya dan berperilaku baik. Setelah itu, aku segera bersembunyi di belakang tabir pembatas kayu cendana merah, mengintip keluar melalui celah kecil.

Pangeran Wumin memberi hormat Ibu Suri dengan canggung, dan hal itu membuat Ibu Suri percaya bahwa ‘Putri Changyi’ begitu enggan untuk memberi hormat karena Ibu Suri telah mengirim Putri Changyi untuk mati, sebagai hasilnya ia mendesah: “Changyi, aku tahu kau membenciku, tapi….”

Pangeran Wumin yang biasanya selalu mengerikan, jarang memberi hormat, bahkan semakin enggan untuk mendengarkan hal yang memalukan ini. Dalam hatiku, aku merasa sedikit khawatir, tapi aku melihat dia menundukkan matanya dan berkat dengan tulus kepada Ibu Suri: “Ibu Suri, bagaimana bisa saya membenci Anda? Jika bukan karena Anda, bagimana mungkin saya bisa bertemu dengan Pangeran Wumin, laki-laki yang cerdas dan sempurna seperti dia? Jika Anda tidak mengirim saya untuk membunuhnya, saya takut jika dia dan saya akan saling melewatkan, maka pada saat itu sudah terlalu terlambat bagi saya untuk menyesal…..”

Di belakang tabir pembatas aku memegang dadaku dan menahan napas…..

Rona wajah Ibu Suri berubah menjadi hijau, dia tidak mengerti apakah ‘Puteri Changyi’ mengatakan kejujuran atau kebohongan, setelah beberapa saat dia hanya berkata: “Kalau begitu itu bagus, itu bagus… kau tidak merasa diperlakukan dengan tidak adil…..”

Pangeran Wumin masih tetap tersenyum: “Saya tidak merasa diperlakukan dengan tidak adil, tidak merasa begitu.”

Kedua orang itu relatif menjadi terdiam, Pangeran Wumin hanya terkikik kepada Ibu Suri. Akhirnya, Ibu Suri yang berpikir bahwa “Puteri Changyi” sudah gila, segera pergi dengan wajah pucat. Aku merasa lega dan bersiap untuk keluar, tetapi pada saat yang sama seseorang menerobos masuk dan muncul di sana tanpa suara. Gerakan seorang ahli—kukira orang itu seorang pembunuh, hatiku mengetat. Setelah kulihat, ternyata orang itu adalah Yuan Yu.

Sekarang setelah aku memiliki waktu untuk melihatnya dengan lebih seksama, aku sudah lama tak melihatnya, dia banyak berubah. Tatapannya tampak agak sombong, saat ini dia menyipitkan matanya dan tampak berbahaya dan ada sedikit aura membunuh dalam tatapannya. Dengan sosoknya yang tampan, meskipun tak setampan Pangeran Wumin, meski begitu, keseluruhan dirinya memiliki rasa yang berbeda. Seragam Penjaga Kerajaan berwarna biru indigo yang pas di badan sepenuhnya menampakkan sosoknya yang tinggi dan sangat kuat.

Melihat orang yang tiba-tiba muncul dengan aura membunuh yang samar, tapi masih memakai seragam Penjaga Kerajaan, Pangeran Wumin terkejut dan berkata: “Kau……”

Dalam hati aku mengeluh, aku belum mengatakan pada Pangeran Wu Min siapa Yuan Yu sebenarnya!

Akan tetapi, aku melihat wajah Yuan Yu berubah hijau gelap dan ekspresinya tampak berbahaya: “Changyi….”

Pangeran Wumin menarik sudut bibirnya: “En?” Sementara tangan kanannya berada di pinggangnya di mana dia menaruh belatinya. Belati itu adalah yang dulu pernah kugunakan untuk membunuhnya, entah kenapa dia menyukainya dan menginginkannya. Aku terlalu malas untuk berdebat dengannya, jadi kuberikan saja padanya.

Aku dengan putus asa berbisik pada Pangeran Wumin: “Dia bukan orang jahat, bukan orang jahat….”

Tapi jelas Pangeran Wu Min tidak bisa mendengarnya.

Saat ini, Yuan Yu yang dipenuhi dengan aura membunuh, tiba-tiba duduk dengan kurang ajar dan menapakkan kakinya di atas penampan. Dia berkata kepada Pangeran: “Changyi, sesaat yang lalu tadi aku berada di luar. Aku mendengar semua yang kau bicarakan dengan Ibu Suri.”

Pangeran Wumin menyuarakan “Oh”, Pangeran Wumin tidak tahu kenapa Yuan Yu menatapnya.

Yuan Yu menutup matanya: “Changyi, apakah yang kau katakan tadi itu benar? Kau menyukai Pangeran Wumin…… dan bukan untuk negara dan bukan karena kau tidak mempunyai pilihan lain untuk menyukainya.”

Saat itu, cara Yuan Yu bicara tampak aneh dan berbeda dari sebelumnya. Aku sepenuhnya bingung di belakang tabir pembatas. Tiba-tiba aku melihat Pangeran Wumin melepaskan pegangan tangan pada belatinya dan menampakkan senyum yang nyata: “Oh…. Kau bicara tentang hal itu, ah.”

“En.” Yuan Yu mengangguk dengan gugup.

Pangeran Wumin melepaskan ketegangan di wajahnya dan berkata: “Tentu saja itu benar! Kau juga bisa melihat bahwa Pangeran Wumin memiliki wajah yang sangat tampan, pembawaannya istimewa, juga Pangeran Negara Yang Barat…. Kau mungkin juga bertanya apa yang dia inginkan? Hehe, apapun yang kau katakan, aku benar-benar menyukainya.”

…… Dia benar-benar menjadi semakin dan semakin tak tahu malu!

Aku hanya diam melihat kedua orang itu, dan melihat rona muka Yuan Yu menjadi semakin dan semakin aneh. Tiba-tiba dia akhirnya berkata dengan nada terluka: “Changyi, kau jelas sudah tahu bagaimana perasaanku padamu!”

Katakanlah, tanpa diduga Yuan Yu melemparkan dirinya dan dengan tegas mencium ‘Putri Changyi’ yang mana adalah Pangeran Wu Min….

AGTP: Chapter 13
AGTP: Chapter 15

Leave a Reply

Your email address will not be published.